Ciri teks deskripsi dapat dilihat dari unsur pembentuknya (tujuan, objek, isi, dan kaidah bahasa).
Berikut akan diuraikan ciri-cirinya bedasarkan tujuan, objek, isi, dan kaidah bahasanya.
A. Ciri Teks Deskripsi berdasarkan Tujuan
- Tujuan teks deskripsi adalah menggambarkan objek secara rinci berdasarkan sudut pandang penulis.
- Teks deskripsi bertujuan melukiskan secara rinci melalui penggambaran yang konkret suatu objek, suasana, atau perasaan, sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, dan mengalami apa yang dideskripsikan oleh penulis.
B. Ciri Objek Teks Deskripsi
Objek yang dibicarakan dalam teks deskripsi bersifat khusus atau yang berbeda dari objek yang lain (unik). Objek yang dideskripsikan bersifat personal (subjektif, berdasarkan sudut pandang dan perasaan penulis).
C. Ciri Isi Teks Deskripsi
- Isi teks deskripsi diperinci dari bagian-bagian objek
- Isi deskripsi menggambarkan secara objek secara konkret atau nyata, misalnya: kucingku lucu, lucunya seperti apa? Misalnya: suka berputar-putar di kakiku sambil mengeong tiada henti kalau ingin dielus.
- Menggunakan banyak kata khusus. Misalnya, kata umum adalah: warna, kata khususnya meliputi: hijau, biru, oranye, dsb.
- Bersifat personal dengan kandungan emosi penulisnya, sehingga biasanya menggunakan kata-kata emosi kuat (kucingku yang lucu, pertunjukan yang megah, pemandangan yang menakjubkan, dsb
D. Ciri Kaidah KebahasaanTeks Deskripsi
1. Menggunakan kata-kata khusus untuk mengongkretkan, misalnya tidak menggunakan kata “indah” tapi menyebut: elok, molek, permai dsb.
2. Menggunakan kalimat rincian untuk mengongkretkan, contohnya: Ayahku orang yang sabar. Dilanjutkan dengan kalimat rincian dari sabar: “Tidak pernah terlihat marah-marah atau membentak”.
3. Menggunakan kata yang lebih terasa emosinya (emosi kuat). Misalnya, untuk menggantikan kata baik, digunakan sinonim yang emosinya lebih kuat seperti: tulus, ramah, penuh kasih.
4. Menggunakan majas atau gaya bahasa. Contohnya: “Hamparan laut biru toska bak permadani indah yang terbentang luas, diiringi oleh nyiur melambai dan angin laut yang dengan lembut mengelus wajah kita”.
5. Menggunakan bahasa yang membuat pembaca seakan melihat, mendengar, dan merasakan apa yang dideskripsikan.
6. Banyak menggunakan kata ganti orang: Ibuku, Anda, Kita, Kalian, Kami, dsb.








0 komentar:
Posting Komentar